Saturday, June 28, 2008

hamlet sendirian meraung

bandung diguyur hujan deras saat hamlet sendirian
meraung: o mengapa daging yang terlalu padat ini tak
mencair dan menjadi embun?

pangeran itu ingin jadi butir bening jatuh di pucuk daun
dan lenyap saat matahari muncul perlahan.
demikian agung.

pangeran itu ingin pergi dari sekongkol ibu dan pamannya
yang menikah tak genap sebulan sesudah raja mangkat.
demikian bingung.

tapi tak ada embun di kota ini
hujan deras meluapkan selokan dan kali
jalan-jalan tergenang, sampah-sampah berenang.

horatio, sang kawan, adalah petir yang menyambar-nyambar
hingga yakinlah pangeran
: akal penjahat, meski terpendam di bumi, akhirnya terlihat.

tak ada embun di kepala Hamlet
dialah hujan deras yang meruakkan dendam dan benci
kerajaan tergenang darah, mayat-mayat berenang pasrah.

7 mei 08

No comments: